Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: public/Readmore.php
Line Number: 37
Backtrace:
File: /home/smpn5472/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler
File: /home/smpn5472/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once
Ambal – Di tengah peluang Indonesia memasuki era bonus demografi, kualitas generasi muda menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan. Kesadaran itulah yang mendorong SMP Negeri 1 Ambal menjadi salah satu sekolah sasaran pelaksanaan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang digelar Dinas Kesehatan khususnya bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kebumen pada Kamis (30/7/2026).

Selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, Laboratorium IPA SMPN 1 Ambal dipenuhi sekitar 70 peserta yang terdiri atas pengurus OSIS, anggota Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), ketua kelas, kepala sekolah, dan guru. Mereka mengikuti pemaparan sekaligus diskusi mengenai pentingnya pendidikan kependudukan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Selama ini anggapan umum bahwa persoalan kependudukan hanya berkaitan dengan jumlah penduduk saja, materi yang disampaikan pada sosialisasi justru menekankan kualitas sumber daya manusia. Pada sambutannya kabid PPKB Kabupaten Kebumen, Aryo Prihasmara, S.Farm.Apt menyampaikan bahwa untuk menyambut Indonesia Emas di tahun 2045 dengan usia produktif yang cukup banyak diharapkan semuanya bisa berkarya. Hadirnya Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di sekolah berfungsi untuk menyiapkan generasi siap berkarya, sehingga terwujud Indonesia Emas.
"Anak-anak yang duduk di bangku SMP hari ini adalah generasi produktif Indonesia beberapa tahun mendatang. Mereka harus memiliki pendidikan yang baik, karakter yang kuat, keterampilan, serta mampu merencanakan masa depannya untuk berkarya," ujarnya.
Hal yang sama juga ditegaskan oleh Kepala SMPN 1 Ambal, Edi Sucipto, S.Pd, dalam sambutannya, menguatkan pentingnya gerakan SSK ini.
"Kami menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan guna menyiapkan generasi muda dengan meningkatkan potensi dirinya sehingga menjadi generasi yang produktif dan terwujud harapan bangsa,” ungkap kepala sekolah dengan antusias. Menurutnya, keterlibatan organisasi siswa seperti OSIS, Pramuka, PMR, serta para ketua kelas diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menyebarluaskan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan kepada seluruh warga sekolah.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran. Kegiatan sosialisasi SSK di SMPN 1 Ambal, narasumber utamanya berasal dari Sekolah Siaga Kependudukan yang sudah mencapai tingkat “Paripurna” yaitu SMAN Prembun. Opi Rahmaheka Wardani, S.Pd selaku perwakilan dari SSK SMAN Prembun menjelaskan bahwa pada akhirnya semua sekolah akan mengikuti kegiatan sosialisasi SSK, oleh karena itu bonus demografi harus dianggap sebagai peluang bukan tantangan. Bonus demografi merupakan momentum ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Kondisi tersebut bisa menjadi peluang apabila masyarakat memiliki kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing, sehat, produktif, serta memiliki daya saing di berbagai bidang.
Dalam kesempatan itu, Tim Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Paripurna SMAN Prembun turut berbagi praktik baik mengenai pengembangan SSK di lingkungan sekolah. Mereka memaparkan bagaimana pendidikan kependudukan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi diintegrasikan ke dalam pembelajaran, kegiatan organisasi siswa, literasi sekolah, hingga pembiasaan sehari-hari. Berbagai inovasi yang telah diterapkan di SMAN Prembun menjadi inspirasi bagi SMPN 1 Ambal.
“Ada banyak inovasi terkait program SSK di sekolah kami, seperti penyediaan pojok kependudukan, penguatan literasi, pemanfaatan media informasi, hingga pelibatan siswa sebagai duta kependudukan yang berperan menyampaikan edukasi kepada teman sebaya,“ terang narasumber yang juga seorang Guru Geografi di SMAN Prembun ini. Harapan juga disampaikan SMPN 1 Ambal dapat mengembangkan berbagai inovasi sesuai dengan karakteristik sekolah sehingga Program Sekolah Siaga Kependudukan mampu berjalan secara berkelanjutan.

Pada sesi tanya jawab, kabid PPKB Kabupaten Kebumen, menjelaskan bahwa dipilihnya SMPN 1 Ambal sebagai salah satu sekolah sasaran karena dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan Program Sekolah Siaga Kependudukan secara berkelanjutan. Untuk tingkat SMP di wilayah Kebumen timur SMPN 1 Ambal menjadi sekolah sasaran pertama kali yang mendapatkan sosialisasi, sehingga sangat potensial menjadi perintis di Program SSK.
Melalui sosialisasi SSK, para peserta memperoleh pemahaman baru yaitu bahwa masa depan tidak ditentukan oleh keberuntungan, melainkan oleh kesiapan sejak dini. Pendidikan, kesehatan, karakter, dan kemampuan mengembangkan potensi diri menjadi modal utama agar terwujud generasi emas. Pada sesi akhir Sosialisasi SSK dilakukan doa dan foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta dalam mendukung implementasi Program Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 1 Ambal.
Berikut ini kutipan beberapa kesan peserta sosialisasi,
“Materinya sangat bagus, kami jadi termotivasi untuk belajar lebih rajin lagi untuk masa depan,” tutur Adhitya Gustian Mahardika, salah satu murid kelas VIIB yang juga ketua kelas.
“Saya jadi lebih paham tentang kependudukan dan siap mensukseskan Program Sekolah Siaga Kependudukan dengan mengembangkannya sesuai potensi sekolah,” ujar Zulfana Humaira Rachim dari kelas IXD yang kebetulan juga menjabat wakil ketua OSIS.
“Setelah mengikuti sosialisasi SSK yang saya dapatkan pengetahuan jelas bertambah dan akan mengembangkan program itu di sekolah, misalnya dalam bentuk mading dll,” ungkap Resti Ainun Nisa, perwakilan dari kelas IXE.
Kesan yang lain dari kalangan tenaga kependidikan, Risnova Subandiyah, S.Kom., yang kebetulan pada sosialisasi ini menyampaikan selayang pandang SMPN 1 Ambal.
“Sangat senang karena mendapat kesempatan mengikuti sosialisasi program yang baru di SMPN 1 Ambal, yaitu mengenai kependudukan. Ternyata inovasi SSK di sekolah cukup banyak dan semoga ke depannya SMPN 1 Ambal bisa menjadi Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Dasar bahkan yang lebih tinggi yaitu Paripurna,” jelasnya dengan yakin.

Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, tantangan yang dihadapi remaja juga semakin kompleks. Oleh karena itu, pendidikan kependudukan menjadi salah satu bekal penting agar generasi muda tidak hanya mampu beradaptasi terhadap perubahan, tetapi juga menjadi pelaku utama pembangunan. Melalui kerjasama antara sekolah, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, Program Sekolah Siaga Kependudukan diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.
***********By: Munkhayati **********
Copyright © 2015 - 2026 SMP NEGERI 1 AMBAL All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id